Kamis, 17 Januari 2013

Benarkah Pesawat Induk Dan Jasad Alien Ditemukan Di Bulan?


Keberadaan alien di bumi memang masih menjadi salah satu misteri yang menarik untuk dibahas. Jika kita berbicara mengenai alien, tentu tak lepas dari kendaraan yang membawa mereka untuk sampai di bumi. Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang sebuah rekaman dari misi Apollo 15 yang memperlihatkan sebuah obyek aneh berbentuk moncong pesawat antariksa yang diduga milik alien.



Berita ini memang sudah lama menyebar di dunia maya, tepatnya sekitar 3 tahun yang lalu, tetapi karena topiknya cukup menarik maka saya memutuskan untuk mempostingnya. Kisah mengenai penemuan selama misi Apollo 15 ini bermula dari William Rutledge, mantan pegawai NASA yang pernah bekerja dalam beberapa misi ke bulan, termasuk misi Apollo 19 dan 20 yang gagal. Kini ia telah pensiun dan tinggal di Afrika, dan ia membeberkan beberapa fakta tersembunyi yang tidak dipublikasikan oleh NASA selama misi Apollo berjalan.



Seperti yang kita ketahui, NASA mengumumkan jika misi Apollo 19 dan 20 dibatalkan dengan alasan telah melebihi anggaran yang telah ditetapkan. Tidak hanya itu, beberapa misi Apollo lain juga dibatalkan NASA karena masalah teknis. Tetapi, bagi William, berita pembatalan kedua misi Apollo tersebut tak lebih dari permainan pemerintah Amerika belaka.

Wiliam mengatakan jika berita pembatalan misi Apollo 19 dan 20 untuk menutupi misi gabungan rahasia yang dilakukan pemerintah AS dengan pihak Soviet kala itu. Sebagian dokumentasi mengenai misi Apollo tersebut telah bocor ke publik, namun masih banyak yang belum terungkap.



Lalu, mengapa kedua misi Apollo tersebut dibatalkan? bukankah dengan pembatalan misi tersebut akan mempengaruhi semua jadwal para astronot yang sudah diatur sebelumnya? Ini adalah resiko yang harus ditanggung NASA untuk misi rahasia mereka. Menurut William, misi gabungan dengan pihak Soviet ini bertujuan untuk meneliti sebuah obyek raksasa yang ditemukan di wilayah Delporte-Izsak. Temuan obyek raksasa tersebut pertama kali didokumentasikan pada misi Apollo 15, dimana obyek tersebut tampak seperti pesawat antariksa asing yang telah lama ditinggalkan.



Sekilas memang tampak seperti batu biasa, tetapi jika kita perhatikan lagi, obyek tersebut memang mirip dengan moncong sebuah pesawat, apalagi jika kita perhatikan detailnya. Lalu, seberapa besar obyek ini? menurut ramistrip.com, jika memang obyek ini adalah sebuah pesawat antariksa, maka panjangnya diperkirakan mencapai 3,370 meter dengan tinggi 500 meter, bandingkan dengan menara Eiffel maupun kapal Queen Mary yangterdapat pada gambar. Perkiraaan tersebut belum sepenuhnya akurat, karena obyek tersebut ditemukan dalam sebuah lubang, jadi ada kemungkinan jika obyek tersebut terkubur didalamnya.



Video maupun foto tentang penemuan obyek misterius ini kemudian disebarkan ke dunia maya oleh para peneliti, salah satunya adalah Richard C. Hoaglan. Berikut adalah video mengenai penemuan obyek yang diduga pesawat antariksa alien itu.




Wiliam kembali mengisahkan jika pihak Soviet bahkan mendaratkan sebuah Lunar Module buatan Rusia dengan kosmonotnya, Lexei Leonov di dekat obyek misterius itu. Kosmonot Soviet itu bahkan menemukan pintu masuk obyek yang diduga pesawat antariksa alien tersebut, dan ia menemukan beberapa artifak didalam pesawat tersebut, dan yang paling mengejutkan adalah ditemukannya dua mayat yang diduga sebagai pilot pesawat tersebut.



Tidak disebutkan secara detail dimana kedua mayat tersebut ditemukan, yang jelas kedua kondisi mayat tersebut berbeda. Salah satu mayat dalam kondisi yang cukup bagus dan diidentifikasi sebagai wanita, dan diberi nama pula, yaitu Mona Lisa, sedangkan mayat yang lain telah hancur dan hanya bagian kepalanya yang masih bagus.

“We went inside the big spaceship, also into a triangular one. The major parts of the exploration was; it was a mother ship, very old, who crossed the universe at least milliard of years ago (1.5 estimated). There were many signs of biology inside, old remains of a vegetation in a “motor” section, special triangular rocks who emitted “tears” of a yellow liquid which has some special medical properties, and of course signs of extra solar creatures. We found remains of little bodies (10cm) living in a network of glass tubes all along the ship, but the major discovery was two bodies, one intact."

Dialog diatas adalah kutipan dalam bahasa Inggris mengenai penjelajahan kosmonot Lexei Leonov ketika berada dalam pesawat antariksa tersebut,kurang lebih terjemahannya seperti ini :

" Kita memasuki sebuah kapal berukuran besar, juga ke bagian yang berbentuk segitiga. Inti dari obyek ini selama penjelajahan adalah, sebuah pesawat induk,sangat tua, dan teah melintasi alam semesta setidaknya jutaan tahun yang lalu ( perkiraan 1,5 juta tahun ). Terdapat berbagai tanda - tanda kehidupan disini, sebuah benda tua yang diperkirakan sebagai vegetasi, terletak di bagian "motor", batu berbentuk segitiga yang berisi cairan berwarna kuning dimana benda tersebut bagian dari peralatan medis khusus, dan tentu saja, tanda - tanda lain dari makhluk asing. Kita menemukan beberapa mayat berukuran kecil (10cm) yang diletakkan dalam sebuah tabung kaca yang saling berhubungan satu sama lain di sepanjang kapal, tetapi penemuan utamanya adalah dua mayat, salah satunya ditemukan utuh."

Berikut videonya, dalam video ini benda aneh yang menghubungkan bagian dahi, mata, dan mulut telah dilepaskan.




Terdengar seperti sebuah kisah dalam film fiksi bukan? bayangkan menjelajahi sebuah pesawat antariksa asing, dan menemukan berbagai hal aneh didalamnya.



Mengenai mayat alien yang utuh tersebut, menurut William kedua mayat asing tersebut kemudian dibawa oleh kosmonot Lexei kembali ke pesawat bersama Lunar Module untuk diidentifikasi. Tak lama kemudian, mayat alien tersebut diidentifikasi sebagai makhluk humanoid, dengan tinggi 1,65 meter, memiliki organ kelamin, berambut, memiliki 6 jari, ditemukan semaca alat di jarinya, diperkirakan dulu ia adalah pilot pesawat tersebut, tidak berpakaian, dan terdapat semacam penguhubung diantara dahi, mata dan mulutnya.



Beberapa bagian tubuh berada dalam kondisi yang tidak normal, seperti pada bagian rambut dan kulitnya yang dilapisi oleh semacam lapisan pelindung tipis transparan. Karena tidak mempunyai latar belakang medis, Lexei dan krunya di pesawat kemudian menggunakan bio equipment dan beberapa alat bedah sederhana untuk menelitinya, hasilnya cukup mengejutkan. Menurut hasil bio equipment, alin yang diduga telah mati tersebut ternyata masih hidup, meskipun tanda - tanda kehidupannya lemah. Meskipun kebenarannya masih diragukan, sampai saat tidak ada yang mengetahui dimana keberadaan kedua jasad alien tersebut, namun William yakin jika jasad alien tersebut kini telah berada di bumi. Sebuah catatan juga ditemukan dalam penemuan kedua jasad tersebut, meskipun tidak jelas dan belum diketahui maknanya, namun peneliti yakin jika catatan tersebut merupakan catatan terakhir sang pilot.

Dibawah ini merupakan dua gambar yang digabung menjadi satu dan dirubah menjadi format 3D. Agar bisa melihat gambar yang diambil pada saat misi Apollo 15 ini, anda membutuhkan sebuah kacamata 3D.



Kisahnya memang terdengar seperti sebuah kisah fiksi, bagi yang kontra dengan kisah ini, maka yang paling janggal adalah bagian dimana kosmonot tersebut masuk kedalam pesawat asing tersebut dan menemukan hal - hal aneh didalamnya tanpa pertahanan diri apapun, hanya peralatan komunikasi dengan Lunar Module. Hal ini tentu saja terdengar janggal, apalagi tidak ada foto - foto tentang ekspedisi sang kosmonot selama menjelajahi pesawat alien tersebut, namun ceritanya akan berbeda jika pemerintah lagi - lagi merahasiakan misi mereka ini.

Poin kedua yang terdengar janggal adalah bagaimana caranya membawa kedua jasad tersebut, karena sulit bagi seorang astronot untuk membawa benda sebesar itu seorang diri dengan pakaian astronot yang memiliki ruang gerak terbatas.

Last, memang masih banyak lagi pertanyaan yang masih belum bisa dijawab mengenai kisah penemuan pesawat induk dan jasad alien diatas. Ada dua kemungkinan, pertama, kisah yang diceritakan oleh William tersebut benar adanya, dan wajar jika sebagian besar orang pasti tidak akan percaya, karena sebuah kisah yang "tidak biasa" pasti akan dianggap sebagai bualan belaka. Kemungkinan kedua, kisah yang diceritakan oleh William hanyalah rekayasa belaka untuk membuat sensasi di dunia maya, walaupun ia harus mempertaruhkan reputasinya sendiri.

Entahlah mana yang benar, karena informasinya memang hanya bersumber pada William saja, namun yang jelas, kisah diatas cukup menarik untuk dibahas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

jam